Mengenal Berbagai Varietas Unggul Tanaman Padi

Hallo Sobat Tani, kali ini kita akan membahas berbagai jenis varietas unggul tanaman padi. Mungkin Sobat Tani sudah cukup familiar dengan beberapa jenis varietas yang akan kita bahas kali ini dan menjadi salah satu yang menananmnya. Mungkin salah satu varietas yang akan kita bahas merupakan sumber dari nasi yang setiap hari ada di meja makan Sobat Tani.

Bagi petani, mengenal berbagai jenis varietas tanaman merupakan salah satu keharusan jika ingin sukses dalam melakukan budidaya. Mengapa demikian? Dengan mengenal berbagai jenis varietas kita dapat menentukan varietas mana yang akan kita tanam yang tentunya sesuai dengan kondisi lahan, lingkungan dan tentunya hasil panen yang sesuai harapan serta dapat diterima pasar.

Setiap jenis tanaman pada dasarnya memiliki beragam jenis varietas karena keberagaman genetik yang terbentuk secara alami dan dengan berkembangnya ilmu pengetahuan, para ahli berhasil menciptakan varietas baru yang unggul dan sesuai dengan kebutuhan. Varietas unggul adalah galur hasil pemuliaan yang mempunyai satu atau lebih keunggulan khusus seperti potensi hasil tinggi, tahan terhadap hama, tahan terhadap penyakit, toleran terhadap cekaman lingkugan, mutu produksi baik, dan atau sifat – sifat lainnya serta telah dilepas oleh pemerintah.

Oke langsung saja kita bahas beberapa jenis varietas unggul yang sering dibudidayakan oleh petani padi di Indonesia.

  1. IR-64

Varietas IR-64 merupakan yang dilepas pada tahun 1986 dan menjadi salah satu varietas tanaman padi yang paling populer dan banyak dibudidayakan secara luas oleh petani padi Indonesia serta digemari oleh konsumen. Varietas IR-64 memiliki umur tanaman 110 – 120 hari dan tahan terhadap wereng batang coklat (WBC) biotipe 1, biotipe 2 dan agak tahan terhadap WBC biotipe 3. Varietas ini memiliki produktivitas sekitar 5 – 6 ton/ ha gabah kering giling (GKG) serta memiliki tekstur nasi pulen. Apakah Sobat Tani merupakan salah satu petani yang menanam varietas IR-64?

Varietas IR-64
Sumber: litbang.pertanian.go.id
  1. Ciherang

Varietas Ciherang juga merupakan salah satu jenis varietas tanaman padi yang cukup populer di Indonesia. Varietas Ciherang memiliki umur tanaman 116 – 125 hari dan tahan terhadap WBC biotipe 2, agak tahan terhadap WBC biotipe 3 dan tahan terhadap hawar daun bakteri (HDB) atau biasa disebut penyakit kresek. Varietas Ciherang memiliki produktivitas sekitar 6 – 8,5 ton/ ha GKG serta memiliki tekstur nasi pulen.

Varietas Ciherang
Sumber: republika.co.id
  1. Mekongga

Varietas Mekongga merupakan salah satu varietas yang cukup banyak dikenal dan menjadi salah satu varietas yang direkomendasikan oleh pemerintah. Varietas Mekongga memiliki umur tanaman 116 – 125 hari dan agak tahan terhadap WBC biotipe 2 dan biotipe 3, agak tahan terhadap HDB strain IV. Varietas Mekongga memiliki produktivitas sekitar 6 – 8,4 ton/ ha GKG serta memiliki tekstur nasi pulen.

Varietas Mekongga
Sumber: republika.co.id
  1. Ciliwung

Varietas Ciliwung merupakan varietas yang tahan terhadap beberapa jenis organisme pengganggu tanaman (OPT). Varietas Ciliwung memiliki umur tanaman 117 – 125 hari dan tahan terhadap WBC biotipe 1, biotipe 2, tahan terhadap wereng hijau (WH), tahan ganjur serta tahan terhadap tungro dan HDB. Varietas Ciliwung memiliki produktivitas sekitar 5 – 6,5 ton/ ha GKG serta memiliki tekstur nasi pulen.

  1. Cibogo

Varietas Cibogo memiliki umur tanaman 107 – 125 hari dan agak tahan terhadap WBC biotipe 1, agak peka terhadap WBC biotipe 2, dan biotipe 3. Varietas Cibogo memiliki produktivitas sekitar 7 – 8 ton/ ha GKG dan memiliki tekstur nasi pulen.

  1. Cigeulis

Varietas Cigeulis memiliki umur tanaman 115 – 125 hari dan  tahan terhadap WBC biotipe 2, biotipe 3 dan tahan terhadap HDB strain IV. Varietas Cigeulis memiliki produktivitas sekitar 5 – 8 ton/ ha GKG dan memiliki tekstur nasi pulen.

  1. Bundoyudo

Varietas Bundoyudo memiliki umur tanaman 110 – 120 hari dan tahan terhadap WBC dan tungro. Varietas Bundoyudo memiliki produktivitas sekitar 6 – 8,4 ton/ ha GKG dan memiliki tekstur nasi pulen.

  1. Batang Gadis

Varietas Batang Gadis memiliki umur tanaman 97 – 120 hari dan tahan terhadap penyakit blas daun dan blas leher malai. Varietas Batang Gadis memiliki produktivitas sekitar 6 – 7,6 ton/ ha GKG dan memiliki tekstur nasi pera.

Varietas Batang Gadis
Sumber: berassawahlega.blogspot.com
  1. Inpari 31

Varietas Inpari 31 merupakan varietas yang dilepas pada tahun 2013 dan dianjurkan untuk lahan dataran rendah sampai ketinggian lokasi 600 mdpl. Varietas Inpari 31 memiliki umur tanaman 112 hari dan tahan terhadap WBC       biotipe 1, biotipe 2,  biotipe 3, tahan HDB strain III, agak tahan HDB strain IV dan VIII, tahan penyakit blas dan tahan tungro ras Lanrang.

Varietas Inpari 31
Sumber: republikpadi.blogspot.com
  1. Inpari 32

Varietas Inpari 32 merupakan varietas yang mirip dengan Inpari 31 yang juga dilepas pada tahun 2013 serta dianjurkan untuk lahan dataran rendah sampai ketinggian lokasi 600 mdpl. Varietas Inpari 32 memiliki umur tanaman 120 hari dan tahan terhadap HDB strain III, agak tahan HDB strain IV dan VIII, tahan penyakit blas dan agak tahan tungro ras Lanrang.

Varietas Inpari 32
Sumber: kliktani.com

Gimana Sobat Tani? Apakah Sobat Tani sudah mengenal semua jenis varietas tersebut? Varietas mana yang sudah pernah Sobat Tani tanam? Silahkan bagikan pengalaman Sobat Tani di kolom komentar dibawah. Jangan lupa untuk terus belajar dan berbagi pengalaman.

Baca Juga : Budidaya Tanaman Padi Dengan Perlakuan Benih

Demikian Mengenal Berbagai Varietas Unggul Tanaman Padi.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk seluruh Sobat Tani dimanapun berada.

Salam DGW (Sukses Bersama Petani)

error: Content is Protected!!