Cara Mengatasi Penyakit Pada Tanaman

Cara Mengatasi Penyakit Pada Tanaman

Cara mengatasi penyakit pada tanaman memang sangat banyak. Namun tidak semua cara bisa di lakukan dengan baik, karena setiap jenis tanaman berbeda-beda. Oleh karena itu, perlu mengetahui jenis tanaman tersebut agar bisa mengatasi penyakit tersebut. Melalui pelatihan dan pengetahuan tanaman pastinya kita bisa mengatasi penyakit pada tanaman.

Kehadiran hama memang menjadi salah satu faktor tanaman terserang penyakit. Oleh karena itu perlu dilakukannya pembasmian hama terlebih dahulu, agar penyakit pada tanaman tidak muncul. Kehadiran hama ini biasanya menyebabkan bintik-bintik putih pada daun, sehingga tumbuhan menjadi layu dan mati. Cara yang bisa dilakukan agar tanaman tidak terserang penyakit adalah melakukan perawatan. Dengan mengenal jenis-jenis penyakit tanaman terlebih dahulu, kita baru bisa merawat tanaman tersebut.

Jenis – Jenis Penyakit Pada Tanaman!

Sebelum kita bahas cara mengatasi penyakit pada tanaman, tentunya kita perlu mengetahui jenis penyakit tanaman terlebih dahulu. Berikut diantaranya..

  1. Penyakit Embun Tepung : Oidium tabaci

Penyakit Embun Tepung

Penyakit embun tepung disebabkan oleh jamur Oidium tabaci. Jamur ini tidak dapat hidup pada sisa-sisa tanaman. Gejala yang ditimbulkan yaitu munculnya bercak putih keabu-abuan pada bagian permukaan daun. Kemudian bercak-bercak tersebut akan menyebar dan meluas ke seluruh bagian daun dengan warna putih seperti tepung.

Cara Mengatasi dengan :

Benlox 50 WP (Benomil 50%), 2 g/l

Procure 20 WP (Simoksanil 20%), 2 g/l

  1. Penyakit Lanas : Phytophthora nicotianae

Penyakit Lanas

Penyakit lanas muncul pada saat pembibitan dan juga penanaman. Gejala penyakit lanas adalah munculnya bercak daun yang cepat menyebar sehingga daun menjadi busuk layu. Selain itu pangkal batang bibit menjadi busuk dan berwarna coklat. Penyakit ini disebabkan oleh jamur Phytophthora nicotianae dan sangat rentan menyerang tanaman pada saat musim hujan

Cara Mengatasi dengan :

Cozeb 80 WP (Mancozeb 80%), 2 g/l

Procure 20 WP (Simoksanil 20%), 2 g/l

  1. Penyakit Patik Daun : Cercospora nicotianae

Penyakit Patik Daun

Penyakit patik daun disebabkan oleh jamur Cercospora nicotianae. Penyakit ini dapat menyerang tanaman pada saat pembibitan dan juga penanaman. Gejala awal berupa munculnya bercak kecil berwarna coklat kemudian berubah menjadi kering berwarna putih dengan bintik hitam di tengahnya dan akhirnya bercak tersebut pecah sehingga terbentuk lubang gejala ini menyerupai atau sering disebut sebagai mata ikan 

Cara Mengatasi dengan :

Dense 520 SC (Metil Tiofanat 520 g/l), 1-2 ml/l

Corona 325 SC, 1-2 ml/l

  1. Penyakit Rebah Semai : Pythium aphanidermatum

Penyakit Rebah Semai

Penyakit rebah semai disebabkan oleh jamur Pythium aphanidermatum, gejala yang ditimbulkan yaitu bibit menjadi busuk berwarna kecoklatan dan akhirnya bibit menjadi rebah. Apabila bibit dicabut maka akar terlihat berwarna putih sehat. Sedangkan bibit yang telah pindah tanam akan terhambat pertumbuhannya, daun menguning, layu dan akhirnya mati.

Cara Mengatasi dengan :

Benlox 50 WP (Benomil 50%), 2 g/l

Procure 20 WP (Simoksanil 20%), 2 g/l

Baca Juga : Mengenal Hama dan Penyakit Pada Tanaman

Contoh Penyakit Tanaman Lainnya..

  • Penyakit Tungro

Penyakit tungro merupakan style penyakit tanaman yang paling kerap terjadi, khususnya terhadap tanaman padi. Penyakit Tungro disebabkan oleh dua style virus yaitu, Rice Tungro Bacilliform Virus dan Rice Tungro Spherical Virus. Virus ini mampu menginfeksi tanaman secara seiring sebab tidak mempunyai kekerabatan serologi. Virus tungro juga mampu ditularkan oleh wereng. Penyakit ini membawa dampak mengolah padi nasional kehilangan hasil yang cukup tinggi. Kita bisa melihat sebagian gejala penyakit tungro dengan terdapatnya diskolorasi berwarna kuning, dan terdapatnya klorisi terhadap daun.

  • Penyakit Jamur

Jamur terhitung mampu mnejadi sumber penyakit pada tanaman, dikarenakan mampu menyerang nyaris seluruh bagian tumbuhan, layaknya akar, batang, daun dan buah. Pembusukan pada leher akar tanaman yang baru tumbuh (sedang berkecambah). Akibatnya leher akar mengecil agar tidak mampu menopang batang tanaman. Batang menjadi busuk dan kering agar keadaan tanaman dapat rebah.

  • Penyakit Mosaik

Penyakit mosaik merupakan penyakit yang kerap menyerang tanaman tembakau. Penyakit ini disebabkan oleh virus yang bernama Tobacco Mosaic Virus atau kerap disingkat sebagai TMV. Adapun gejala tanaman yang terserang penyakit ini adalah pada daunnya terkandung bercak hijau muda atau kuning yang tersebar, andaikan semainya terinfeksi maka tidak lama sesudah itu semai berikut akan mati, ukuran buahnya jadi kecil, pada batangnya terkandung garis hitam yang pertanda bahwa terkandung jaringan yang mati.

Bagaimana Cara Mengatasi Penyakit Tanaman?

Setelah kita tahu jenis penyakit pada tanaman, tentunya kita harus mengatasi penyakit tersebut agar tidak menyebar. Caranya bisa bermacam-macam seperti hal berikut :

  • Pengendalian Biologis

Mengatasi penyakit tanaman secara biologis biasa di lakukan dengan mengunakan predator untuk memangsa para hama sebagai pembawa penyakit. Namun pengendalian secara biologis ini bisa dikatakan kurang cukup maksimal, karena susahnya menemukan hewan predator yang bisa digunakan untuk membasmi hama.

  • Pengendalian Kimia

Mengatasi penyakit tanaman secara kimia adalah menggunakan bahan kimia seperti pestisida, insektisisa, fungisida dan herbisida. Pengendalian ini sebenarnya terbilang gampang dan hasilnya maksimal. Namun memiliki efek negatif bagi lingkungan sekitar, salah satunya adalah mengundang polusi udara.

  • Pengendalian Mekanis

Mengatasi penyakit tanaman secara mekanis dikatakan sebagai cara tradisional. Hal ini karena tidak menggunakan zat kimia semacam insektisida, namun menggunakan alat-alat layaknya sabit, gunting tanaman, dan lain sebagainya. Cara ini memerlukan waktu yang lama, karena kurang efektif dan menyebar terlalu cepat.

Baca Juga : Cara Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman

Itulah cara mengatasi penyakit pada tanaman, sekiranya bisa membantu teman-teman dalam mebasmi penyakit pada tanaman. Meskipun hasilnya tidak cepat serta langsung terlihat seperti saat kita menggunakan pestisida, namun mengusir hama denga cara ini dapat menjadi pilihan terbaik untuk menjaga kelestarian lingkungan.

Kami juga mau mengingatkan kembali nih, gejala penyakit pada tanaman merupakan hasil dari infeksi atau serangan patogen (jamur, bakteri, virus) 1-2 minggu sebelumnya. Oleh karena itu harus terus melakukan proteksi terhadap tanaman agar tanaman tidak mati.

Demikian Cara Mengatasi Penyakit Pada Tanaman.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk seluruh Sobat Tani dimanapun berada.

error: Content is Protected!!